Selasa, 10 Februari 2015

Hari valentine haruskah kita merayakannya??




Tanggal 14 februari merupakan hari perayaan terhadap dihukum matinya seorang pahlawan kristen yaitu: Santo Valentine, kejadian ini terjadi tepat pada tanggal 14 februari 270 M.
Valentine day's adalah sebuah dimana orang-orang yang sedang dilanda cinta, saling mengirimkan pesan cinta dan hadiah-hadiah antara satu sama lain, yaitu hari dimana santo valentine mati sebagai seorang pahlawan yang teguh mempertahankan keyakinannya.
Valentine yang biasa dikatakan itu adalah seorang utusan dari rhaetia dan dimuliakan di Passau sebagai uskup pertama.Itulah makna dibalik nama valentine day's, sekarang mari kita lihat bagaimana sejarah asal mula hari valentine day's itu.
Asal Mula Sejarah Valentine Day's
Hari raya ini adalah salah satu hari raya bangsa Romawi Paganis (yang menyembah berhala), bangsa romawi telah menyembah berhala semenjak 17 abad silam. Jadi hari raya valentine ini adalah merupakan sebutan kepada kecintaan terhadap sesembahan mereka.Tentang sejarah valentine ini ada banyak versi yang menyebutkan, tetapi dari sekian banyak versi menyimpulkan bahwa hari valentine tidak memiliki latar belakang yang jelas sama sekali.
Perayaan ini telah ada semenjak abad ke-4 SM, yang diadakan pada tanggal 15 februari, perayaan yang bertujuan untuk menghormati dewa yang bernama Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Acara ini berbentuk upacara dan di dalamnya diselingi penarikan undian untuk mencari pasangan. Dengan menarik gulungan kertas yang berisikan nama, para gadis mendapatkan pasangan. Kemudian mereka menikah untuk periode satu tahun, sesudah itu mereka bisa ditinggalkan begitu saja. Dan kalau sudah sendiri, mereka menulis namanya untuk dimasukkan ke kotak undian lagi pada upacara tahun berikutnya.
Sementara itu, pada 14 Februari 269 M meninggallah seorang pendeta kristen yang juga dikenal sebagai tabib (dokter) yang dermawan yang bernama Valentine.Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tidak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.

Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.
St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin. Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya.
Sejak kematian Valentine (14 februari), kisahnya menyebar dan meluas, hingga tidak satu pelosok pun di daerah Roma yang tak mendengar kisah hidup dan kematiannya. Kakek dan nenek mendongengkan cerita Santo Valentine pada anak dan cucunya sampai pada tingkat pengkultusan. Ketika agama Katolik mulai berkembang, para pemimipin gereja ingin turut andil dalam peran tersebut. Untuk mensiasatinya, mereka mencari tokoh baru sebagai pengganti Dewa Kasih Sayang, Lupercus. Akhirnya mereka menemukan pengganti Lupercus, yaitu Santo Valentine.
Di tahun 494 M, Paus Gelasius I mengubah upacara Lupercaria yang dilaksanakan setiap 15 Februari menjadi perayaan resmi pihak gereja. Dua tahun kemudian, sang Paus mengganti tanggal perayaan tersebut menjadi 14 Februari yang bertepatan dengan tanggal matinya Santo Valentine sebagai bentuk penghormatan dan pengkultusan kepada Santo Valentine. Dengan demikian perayaan Lupercaria sudah tidak ada lagi dan diganti dengan "Valentine Days"
Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta. Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.
Sesuai perkembangannya, Hari Kasih Sayang tersebut menjadi semacam rutinitas ritual bagi kaum gereja untuk dirayakan. Agar tidak kelihatan formal, peringatan ini dibungkus dengan hiburan atau pesta-pesta.

Sumber:



Sabtu, 07 Februari 2015

kpk vs polri



kpk dan polri memulai babak baru, perseteruan diantara mereka kini kembali merebak, setelah beberapa tahun lalu kpk dan polri bersitegang lantaran para petinggi polri di jadikan tersangka korupsi oleh kpk dan begitu juga ketua kpk antasari yang dipidanakan oleh polri lantaran kasus pembunuhan, walau sampai sekarang pun antasari tetap bersikeras tidak melakukan pidana yang disangkakan kepadanya dan masyarakat pun banyak yang menduga bahwa kasus ini hanya rekayasa polri untuk menjatuhkan kpk tapi tetap saja antasari tetap sampai tulisan ini dibuat tetap antasari  berada dirutan dan menjalani hari-harinya  sebagai tersangka.
 beberapa tahun berlalu setelah "peperangan" antara polri dan kpk pun mereda, namun kini kembali mereka memulai babak baru peperangan, pada awalnya masyarakat dikejutkan oleh keputusan presiden jokowi yang memutuskan untuk menggantikan kapolri yg sebenarnya masa jabatannya berakhir pada akhir 2015 ini , dan di akan digantikan oleh  budi gunawan salah satu jendral bintang 3 di jajaran polri, awalnya pergantian ini tidak banyak menuai kontroversi yang berarti hingga saat sehari sebelum penetapan oleh dpr ri , saat itu kpk mengumumkan bahwa budi gunawan sedang menjadi tersangka salah satu kasus korupsi, masyarakat pun langsung heboh, hampir semua media memberitakan tentang berita ini, media sosial seperti facebook dan twitter pun ramai membicarakan hal ini, presiden jokowi pun terlihat melakukan blunder yang sangat besar dengan menaikan BG sebagai calon kaporli tunggal yang baru. Sehari setelah kehebohan ini terjadi rakyat dihebohkan lagi dengan diberitakannya bahwa salah satu wakil pimpinan kpk BW ditangkap oleh tim bareskrim polri saat BW sedang mengantar anaknya ke sekolah. Saat itu banyak wartawan yg memadati polda metrojaya dan gedung kpk. Banyak yang bertanya-tanya apakah yang sebenarnya terjadi, akhirnya jawabanpun didapat saat ada yg menyebut bahwa bw di jemput oleh bareskrim polri karena ada yg melaporkannya atas kasus menyuap saksi palsu.. Tapi banyak yang menyangsikan bila kasus ini adalah kasus yang sudah di setting oleh pihak polri karena banyak keganjilan dalam kasus ini, salah satunya adalah kasus ini sudah terjadi cukup lama beberapa tahun yang lalu. Kemudian beberapa lama hari kemudian banyak lagi laporan tentang  para petinggi kpk ke polri. Sehingga makin tersebarlah opini bahwa polri sedang ingin melemahkan kpk.
                Menurut saya sekarang masyarakat hanya menunggu bagaimana jokowi akan bertindak atas kasus kpk vs polri ini, karena hanya beliaulah yang punya hak untuk intervensi tentang kasus ini , tinggal kita tunggu saja bagaimana tindakan presiden jokowi sekarang.

sumber diambil dari informasi beberapa media belakangan ini.

Laporan Softskill Yang Harus Dimiliki Pemimpin

 
 
Hasil berdasarkan tabel diatas sebagai berikut : 
Peringkat 1   : Integritas
Peringkat 2   : Bertanggung Jawab
Peringkat 3   : Disiplin
Peringkat 4   : Tegas
Peringkat 5   : Mandiri
Peringkat 6   : Kreatif
Peringkat 7   : Kemampuan Interpersonal
Peringkat 8   : Mampu Bekerja Sama
Peringkat 9   : Daya Analisis
Peringkat 10 : Kemampuan Berorganisasi

Teknologi dibalik blackbox

 Namanya kotak hitam (black box). Tapi jangan membayangkan kotak itu berwarna hitam seperti namanya. Warnanya justru ngejreng, oranye. Ketika terjadi kecelakaan pesawat, kotak hitam  menjadi benda yang paling dicari untuk mencari tahu penyebab celaka.
Begitu pula ketika pesawat Sukhoi Superjet 100 berakhir nahas. Pencarian kotak hitam pun menjadi prioritas selain evakuasi korban.

Penyelidikan akan membuka data yang terekam pada Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang dikenal dengan
sebutan kotak hitam ini. Kotak ini berisi data suara percakapan dalam kokpit.

Pita Magnetik

Menurut dokumen L-3 Communications,  Wright Bersaudara selaku pengembang perdana pesawat juga memelopori penggunaan perangkat untuk merekam rotasi baling-baling.

Perang Dunia II meluaskan penggunaan perekam penerbangan. Sejak itu, media rekaman kotak hitam telah berkembang untuk merekam lebih banyak informasi tentang pesawat.

Meskipun banyak dari kotak hitam yang digunakan saat ini menggunakan pita megnetik, alat ini kali pertama diluncurkan sekitar 1960-an. Perusahaan penerbangan beralih ke papan memori solid pada 1990-an.

Tipe pita magnetik bekerja seperti alat perekam kaset yang populer dulu. Pita Mylar digulung kepala elektromagnetik yang kemudian meninggalkan data pada pita.

Kini produsen kotak hitam tidak lagi membuat tape recorder dengan pita magnetik. Pesawat telah bertransformasi ke teknologi penggerak zadat (solid-state).

Solid-State Drive 


Menurut juru bicara produsen kotak hitam Honeywell, Ron Crotty, teknologi perekam penggerak zadat (solid-state) lebih bisa diandalkan dari pendahulunya, pita magnetik. Solid state menggunakan chip memori sehingga tidak ada bagian yang harus bergerak seperti putaran pita kaset. Tanpa bagian bergerak, perawatan lebih mudah. Risiko rusak saat kecelakaan pun menurun.

Data dari CVR dan FDR disimpan pada papan memori di bagian dalam unit memori tahan-benturan (CSMU). CSMU merupakan kompartemen silinder pada alat perekam. Papan memori berdiameter sekitar 4,45 cm dan tinggi 2,54 cm.

Papan memori ini memiliki kapasitas penyimpanan data digital yang dapat mengakomodasi data audio selama 2 jam untuk CVR dan 25 jam penerbangan untuk FDR.

Pesawat dilengkapi sensor yang mengumpulkan data. Sensor ini mendeteksi akselerasi, kecepatan di udara, ketinggian, temperatur luar, temperatur kabin beserta tekanannya, performa mesin, dan banyak lagi.

Perekam dengan pita magnetik bisa melacak 100 parameter, sementara perekam solid-state bisa melacak lebih dari 700 pada pesawat yang lebih besar.

Semua data yang dikumpulkan oleh sensor pesawat dikirim ke unit akuisisi data penerbangan (FDAU) di bagian depan pesawat.

Perangkat ini sering ditemukan di dalam perangkat elektronik di bawah kokpit. FDAU merupakan manajer menengah untuk keseluruhan proses perekaman data. Unit ini membawa informasi dari sensor dan mengirimnya ke kotak hitam. 

Kedua kotak hitam didukung salah satu dari dua pembangkit listrik yang menarik daya dari mesin pesawat. Satu generator memiliki 28 volt sumber daya DC. Satu lagi 115 volt dan 400 Hz tenaga AC.

Menurut Direktur Teknik untuk perusahaan perekam penerbangan L-3 Communications, Frank Dolan seperti dilansir dari Howstuffworks.com,
itulah perlengkapan standar pasokan daya pesawat.

Tahan Bencana

Dalam berbagai kecelakaan pesawat, satu-satunya yang bisa bertahan hanya unit memori tahan-benturan (CSMU) dari perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit. Biasanya, sisa chasis perekam dan komponen bagian dalam sudah hancur.

CSMU merupakan silinder besar yang terpatri ke bagian data rekaman. Perangkat ini dirancang tahan panas ekstrem, hantaman keras, dan tekanan hingga berton-ton.

Menggunakan tiga lapisan bahan, CSMU dalam kotak hitam solid-state melindungi tumpukan papan memori yang menyimpan informasi digital. Berikut beberapa penghalang yang melindungi informasi berharga penerbangan:

Bungkus alumunium: ada lapisan aluminium di sekitar tumpukan kartu memori.

Isolasi suhu tinggi: material silika kering ini memiliki tebal 2,54 cm. Bahan ini mampu melindungi dari temperatur tinggi. Inilah yang membuat papan memori tetap aman hingga kebakaran setelah insiden.

Cangkang baja anti-karat: material tahan suhu tinggi ini berisi lapisan baja tahan karat setebal 0,64 cm. Titanium juga bisa digunakan untuk menjadi baju pelindung besi perangkat ini.

Menurut L3 Communications, teknologi kotak hitam akan mengalami peningkatan. Pengembangan yang telah dilaporkan akan mampu merekam video aktivitas di dalam pesawat. (umi)

SUMBER :

 http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/313955-bagian-pesawat-yang-paling-penting-ditemukan

Pro-kontra pembatasan harga tiket pesawat terbang



Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatur tarif penerbangan murah dengan batas bawah 40% dari batas atas. Dalam regulasi tersebut, Menhub membatasi harga terendah tiket pesawat adalah 40% dari tarif batas atas yang sebelumnya hanya 30%. Keputusan itu dimaksudkan untuk memberi ruang anggaran bagi maskapai agar memperbaiki sektor keamanan penerbangan. Selain menaikkan batas tarif bawah jadi 40% dari tarif batas atas, keputusan menteri tersebut tidak lagi memungkinkan maskapai untuk mengajukan pemohonan menetapkan tarif di luar tarif batas bawah sebagaimana selama ini diperbolehkan.
Regulasi tersebut dengan sendirinya mengakibatkan harga tiket pesawat naik standar keselamatan dan keamanan penerbangan memang harus dipenuhi oleh semua maskapai yang melakukan operasi di Indonesia, termasuk maskapai yang terapkan Low Cost Carrier (LCC).
Penjelasan Low Cost Carrier (LCC)
LCC adalah maskapai yang mengoperasikan penerbangannya dengan biaya rendah dari penerbangan lainya. LCC itu lebih mementingkan efisiensi, namun bukan berarti efisiensi tersebut melanggar faktor keselamatan penumpang. Sebenarnya efisiensi ini sudah diatur dalam strategi yang bisa memangkas biaya operasional dan biaya opsional seperti bagasi. Tapi mereka tidak memangkas biaya keamanan. Sebenarnya ada kekeliruan sekali terhadap stigma, LCC itu menyepelekan keselamatan.
Kritik Kebijakan Menhub
Dengan kebijakan pemerintah soal jatuhnya pesawat Air Asia ini. di tengah suasana duka yang dirasakan keluarga penumpang AirAsia QZ8501, seharusnya Menhub tidak mengeluarkan kebijakan terlalu terburu-buru yang justru membuat masyarakat menjadi semakin bingung.
Kebijakan Menhub tentang pembatasan tarif bawah maskapai penerbangan seakan-akan ingin mengatakan bahwa kecelakaan yang menimpa AirAsia disebabkan harga tiket yang murah. Karena tiket murah, pesawat lalu tidak dirawat. Padahal dengan logika tersebut tidak cukup untuk membuktikan biaya tiket berhubungan dengan keselamatan. Kita juga belum tahu apa penyebabnya, padahal faktor tersebut bisa juga masalah human error atau faktor lain yang tidak ada hubunganya dengan biaya tiket.
Pentingnya Penerbangan Murah
LCC ini sangat penting bagi jutaan penumpang di seluruh dunia. Karena dalam strategi tersebut konsumen jasa penerbangan yang biasanya hanya dinikmati oleh kaum menengah keatas, namun sekarang bisa juga dinikmati oleh menengah kebawah. Karena kebutuhan dalam transportasi salah satu menjadi kebutuhan primer saat ini
Pada dasarnya program keselamatan penerbangan dan sistem manajemen keselamatan dan SOP penerbangan di setiap maskapai udah ada. Hanya tinggal bagaimana aturan itu dilaksanakan dengan baik.
Seharusnya Menhub tidak membenturkan LCC dengan keselamatan penerbangan. Guna meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan, sebaiknya langkah yang seharusnya diambil pemerintah adalah membenahi berbagai masalah yang sebenarnya berawal dari ketidaktegasan regulator, termasuk memperketat pengawasan dan pengendalian keselamatan penerbangan.
Sebaiknya pemerintah perlu memonitor kebijakan ini kembali dan menyediakan alternatif kebijakan yang lebih menguntungkan semua pihak dan tentunya tidak mengabaikan keselamatan penumpang.

Sumber : 

                    http://ekonomi.kompasiana.com/manajemen/2015/01/09/pembatasan-biaya-pesawat-menjamin-keselamatan-701221.html

 

Rabu, 04 Februari 2015

Teknologi Pencarian untuk mendeteksi keberadaan blackbox




Pada black box / kotak hitam pesawat terdapat Alat perekam memiliki sistem sinyal darurat berupa sinyal “ping” yang bisa digunakan untuk mendeteksi lokasinya. Jika tenggelam di air, sinyal segera dikirim secara otomatis sampai 30 hari, tergantung pada kapasitas baterai.  Untuk mendeteksi posisi black box di bawah air, tim pencari bisa menggunakan bantuan mikrofon bawah air dan detektor sonar.

Beberapa teknologi yang dipakai untuk mendeteksi keberadaan blackbox antara lain :

Pinger Detector
    Alat emergency yang dimaksud Tatang adalah Underwater Locator Beacon (ULB) yang menempel di black box yang mengeluarkan sinyal darurat. Pinger detector selanjutnya akan mendeteksi bunyi tersebut. Bisa mendeteksi suara hingga 200 meter.


Remote Operator Vehicle (ROV)

    Bila lokasi black box sudah diketemukan, maka robot yang disebut Remote Operated Vehicle (ROV) akan digunakan. Alat ini akan mengangkat benda-benda dalam laut yang dalam. ROV digunakan untuk banyak hal di dalam air, beberapa di antaranya untuk kepentingan eksplorasi minyak lepas pantai, termasuk perakitan pipa, elektronik, dan konstruksi.
    ROV ini juga digunakan untuk mengangkat black box Adam Air di perairan Majene Sulbar dari kedalaman laut 2.000 meter. ROV yang digunakan untuk mengangkat AdamAir saat itu adalah jenis ROV Remora yang bisa menjelajah hingga kedalaman 6 ribu meter. Dengan cara  mencari objek dengan sonar, setelah itu akan dibuat peta dalam bentuk 3D setelah itu ROV akan diturunkan untuk mengambil gambar visual berupa video dan foto.

Multibeam Echosounder

    Multibeam echosounder, menurut situs National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), alat ini digunakan untuk survei di laut dalam, menentukan letak kedalaman benda seperti bangkai kapal, penghalang, dan objek-objek lainnya.
   Alat ini, seperti sistem sonar lainnya, memancarkan gelombang suara dalam bentuk kipas yang dari langsung di bawah lambung kapal. Sistem ini mengukur dan mencatat waktu yang dibutuhkan sinyal akustik dari transmitter atau pemancar ke dasar laut atau objek dan kembali lagi. Dari pergerakan sinyal akustik itu, bisa diketahui jarak kedalaman benda.

     Dengan cara ini alat ini menghasilkan cakupan area luas survei. Cakupan area di dasar laut tergantung pada kedalaman air, biasanya dua sampai empat kali kedalaman air.

Side Scan Sonar

    Side scan sonar adalah sistem khusus untuk mendeteksi benda-benda di dasar laut. Kebanyakan sistem pemindaian samping tidak dapat memberikan informasi mendalam.
    Seperti sonar lainnya, side scan sonar ini memancarkan energi suara dan menganalisa sinyal kembali (echo/gaung) yang kembali dari dasar laut atau benda lainnya. Side scan sonar biasanya terdiri dari tiga komponen dasar: towfish, kabel transmisi, dan unit pengolahan.

Submersible Vehicle

      Submersible vehicle bila diterjemahkan tentu saja berarti kendaraan selam. Namun bukan berarti ini sama dengan kapal selam. Bila diperhatikan, submersible vehicle terlihat lebih ringkas secara ukuran. Dikutip dari berbagai sumber, submersible vehicle merupakan kendaraan kecil yang didesain untuk menjangkau kedalaman lautan, bahkan hingga kedalaman bertekanan tinggi yang tak mungkin manusia bisa berada pada titik kedalaman itu.
    Submersible vehicle tak bisa beroperasi sendiri layaknya kapal selam, melainkan butuh 'kapal induk' yang berada di atas permukaan air. Kendaraan yang tidak sepenuhnya otonom ini masih membutuhkan dukungan dari kapal di permukaan laut, mereka dihubungkan oleh semacam tali atau saluran.

    Submersible hanya memuat sedikit awak dengan ruang yang sempit. Kendaraan ini dirancang sedemikian rupa untuk tahan terhadap tekanan air yang tinggi di kedalaman laut. Ada pula sejenis submersible yang dinamakan marine remotely operated vehicles (MROV) yang tak menggunakan awak.

    Namun demikian, submersible jenis apa yang bakal digunakan untuk mengevakuasi AirAsia? Pihak Basarnas belum jelas betul menjelaskannya. Hanya saja, submersible itu bukan ROV yang tak berawak.

Sumber :

biasanetwork.com/biasa/mengenal-kotak-hitam-pada-pesawat-terbang/#.VNHPmCzSTLU

http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/01/apa-yang-menjadikan-kotak-hitam-pesawat-begitu-penting